Pengalaman menguji skripsi Mahasiswa

August 16, 2020

Tulisan ini sekedar intropeksi diri saya

Penguji Skripsi

Suatu ketika saya di Call WA seseorang, namun gak terangkat. Kemudian ada WA masuk dari seseorang yang sebelumnya menghubungi saya di CALL WA. Intinya dalam pesan WA tersebut meminta saya untuk menjadi penguji skripsi di salah satu kampus swasta di Tangerang. Saya ok kan saja karena kebetulan memang agenda pada hari tersebut memang kosong. Tiba pada waktunya saat itu hari rabu pagi saya sudah bersiap untuk berangkat ke kampus karena jadwaalnya 07.30-16.00, saya mesti harus tepat waktu untuk hadir.

Sesampai di sana, saya langsung masuk ke ruangan penguji dan di sana sudah hadir mahasiswa yang akan mempresentasikan hasil skripsinya kepada penguji.

Mulai dari mahasiswa pertama sampai dengan mahasiswa urutan ke 7 hampir semuanya mengambil judul yang hampir mirip-mirip yakni sistem informasi, saya jenuh juga melihat presentasi dan hasil skripsinya yang kurang memuaskan. Hanya ada satu yang cukup menarik karena judul yang diangkat berbebda dengan teman-teman yang lainnya.

Sampailah pada akhir urutan ke 7 ternyata masih ada tambahan 1 mahasiswa yang kemarin harusnya di uji baru bisa hari ini.

Disinilah mulai persoalan terjadi. Pada saat diawal masuk sampai dengan presentasi tidak ada masalah, saya sempat cut presentasinya karena terlalu panjang dan bertele-tele.

Akhirnya saya suruh langsung demokan program yang dia buat, yang menurut saya aneh ini program yang dibuat berbasis web dengan menggunakan simulasi program xampp servernya sudah dijalankan yang anehnya web dia jalan dari windows explorer di cari file index.html sehingga file html terbuka ke browser tanpa server.

Saya tanyakan ke mahasiswa tersebut kenapa demikian? apakah web aplikasi yang anda buat tidak menggunakan web service sehingga harus menjalankan manual seperti itu? dia bilang tidak pak. Terus saya tanya kenapa tidak di akses dari browser dengan mengetikkan alamat localhost mu? dia bilang saya gak ngerti pak caranya? Masya Allah sebegitunya kog bisa ya?

Saya langsung curiga ini kerjaan program bukan dia yang buat, ketika saya tanya betul banget bukan dia buat. Sebegitu parahkah mental mahasiswa IT dan Sistem Informasi saat ini hanya untuk membuat program web sederhana harus menggunakan jasa orang lain? Bahkan untuk menjalankan server local hostnya saja mereka tidak tau?

Saya sempat kesel juga dibuatnya karena apa yang saya suruh tidak dipahami oleh dia. Sampai berkali-kali saya minta si mahasiswa ini untuk menjalankan programnya melelui web server yang dijalankan. Namun tidak juga mengerti bagaimana caranya.

Ya sudah kepalang nanggung pikir saya, program sederhana yang dibuat hanya untuk menampilkan website menggunakan PHP dengan menjalankan Xampp server tidak berhasil dia lakukan sungguh terlalu.

Saya putuskan untuk mahasiswa ini tidak saya berikan nilai karena fundamental saja tidak tahu, dan hasil penulisan skripsnya saja banyak yang tidak sesuai dengan judul yang dia ambil. Sungguh terlalu.